TRADING STRATEGY
Beberapa strategi EXPERT yang bisa digunakan untuk optimalisasi platform KAYINCO secara utuh
Beberapa strategi EXPERT yang bisa digunakan untuk optimalisasi platform KAYINCO secara utuh
Materi ini dibuat khusus untuk member yang telah menguasai analisa "pattern" secara benar. Serta memiliki pengalaman pribadi dengan mengujikan "pattern" yang ada dengan kejadian yang sedang berlangsung. Semakin sering mendapatkan pengalaman di berbagai situasi, maka secara naluri akan meningkatkan rasa percaya diri untuk persiapan aktivitas trading di kemudian hari. Semuanya itu wajib dimiliki oleh setiap trader sebelum aktif trading dengan "real" account. Untuk itu kami akan bagikan strategi EXPERT sebagai materi tambahan.
~ ~ ~ ~ ~
TRADING STRATEGY #1 : Dow Theory "Market Indexes Must CONFIRM Each Other"
TRADING STRATEGY #1 : Dow Theory "Market Indexes Must CONFIRM Each Other"
Formasi sinyal “scalping” pada layar-A terdiri dari GOLD [XAU/USD], EURO [EUR/USD], POUND [GBP/USD] dan layar-B terdiri dari BITCOIN [BTC/USD], YEN [USD/JPY]. Semuanya memiliki kesamaan gerakan ketika indeks USD mengalami fluktuasi. GOLD, EURO, POUND dan BITCOIN akan naik bila USD melemah dan akan turun ketika USD menguat. Hanya YEN yang arahnya terbalik [USD ◄ depan].
Letakkan fokus utama pada layar-A karena nilai transaksi terbesar ada di sana. Sesudah menguasai “pattern” di tiap pair maka aktivitas trading selanjutnya akan lebih mudah. Karena bisa memanfaatkan dukungan dari “pattern” pair lainnya yang saling mempengaruhi. Membutuhkan kemampuan khusus untuk dapat mengkombinasikan semua karakter di antara pair yang diperoleh dari pengalaman.
Note: Skenario di sini merupakan analisa untuk tindakan "konservatif". Namun dari sisi tindakan "moderat", skenario tersebut justru lebih menarik bila trading pada YEN [USD/JPY] atau BITCOIN [BTC/USD]. Dengan syarat memposisikan layar-B sebagai fokus utama.
Letakkan fokus utama pada layar-A karena nilai transaksi terbesar ada di sana. Sesudah menguasai “pattern” di tiap pair maka aktivitas trading selanjutnya akan lebih mudah. Karena bisa memanfaatkan dukungan dari “pattern” pair lainnya yang saling mempengaruhi. Membutuhkan kemampuan khusus untuk dapat mengkombinasikan semua karakter di antara pair yang diperoleh dari pengalaman.
Note: Skenario di sini merupakan analisa untuk tindakan "konservatif". Namun dari sisi tindakan "moderat", skenario tersebut justru lebih menarik bila trading pada YEN [USD/JPY] atau BITCOIN [BTC/USD]. Dengan syarat memposisikan layar-B sebagai fokus utama.
► Layar-B sebagai informasi pendukung saja, karena jumlah transaksi tidak sebanyak di layar-A, cenderung labil dan agresif:
YEN dapat dimanfaatkan sebagai info kondisi indeks USD pada umumnya. Ketika layar-A bergerak sinkron dengan YEN, menandakan USD sedang mempengaruhi pasar dunia. Namun bila layar-A aktif sedangkan YEN pasif, hal itu mengindikasikan pengaruh USD sudah melemah. Maka dapat diambil kesimpulan bahwa “pattern” akan segera ter-eksekusi [Q:70] atau mengalami penundaan [Q:30].
BITCOIN dapat dimanfaatkan sebagai info pendahuluan sebagai tanda peringatan. Ketika BITCOIN mengalami fluktuasi bergerak ekstrim. Bila di layar-A yang semula pasif maka dalam waktu singkat akan segera terpengaruh dan menyusul, searah [Q:70] atau tertunda [Q:30].
▼ Sebuah peristiwa terjadinya GAP pada BITCOIN, 10 jam kemudian dampaknya mempengaruhi GOLD [M30] ▼
► Bagaimana jika pada layar-A, formasinya tidak memiliki kesamaan gerakan, salah satunya atau semuanya saling berbeda?!
Kejadian seperti ini menandakan market dunia sedang "wait & see" dan setiap pair sedang menyesuaikan target karakternya. Kondisi "sideways" seperti ini sangat tepat untuk trading SCALPING. Karena formasi akan berbentuk zig zag dan mengerucut. Berpatokan pada titik tengah [keseimbangan]. Apabila setiap pair sudah berada di titik tengah [keseimbangan]; waspadalah, sebab akan hadir sebuah trigger yang akan menjadi penggerak market menuju satu arah "trend" secara spontan dan ekstrim [ADVANCED#3 ► NEW#1].
Ketika sudah positif hadirnya gejala "trend", solusi terbaik adalah melihat sinyal pada timeframe yang lebih tinggi [MIDTERM & LONGTERM]. Serta mengurangi aktivitas yang agresif dalam skala SCALPING. Metodenya akan kami jelaskan pada topik#2 di bawah ini.
~ ~ ~ ~ ~
TRADING STRATEGY #2 : "Reversal Trend Method"
TRADING STRATEGY #2 : "Reversal Trend Method"
Beberapa opini mengatakan bahwa bisnis trading Forex lebih beresiko dibandingkan di bursa saham. Ya, hal itu benar adanya. Karena aktivitas di bisnis derivatif seperti trading Forex ini. Setiap trader selalu dihadapkan pada pilihan trading dalam dua arah yang saling bertentangan dalam waktu yang bersamaan. Sehingga bila tidak didukung dengan informasi yang tepat, akan beresiko tinggi.
Bagaimana solusi terbaiknya?! Solusinya adalah menggabungkan keunggulan keduanya menjadi satu kegiatan yang diatur untuk diikuti dengan cermat, yaitu: Melakukan aktivitas perdagangan satu arah pada periode waktu [seperti perdagangan saham]. Perubahan arah ditentukan oleh sinyal dan data tertentu. Dengan demikian strategi yang digunakan tidak membingungkan otak manusia dalam pengambilan keputusan. Proses "expert analysis" digunakan dalam periode waktu yang terukur. Bila sudah disepakati BUY, maka seluruh aktivitas hanya mencari posisi trading yang menguntungkan untuk BUY saja. Agar tidak terpancing untuk melakukan aksi "dua" arah.
Bagaimana solusi terbaiknya?! Solusinya adalah menggabungkan keunggulan keduanya menjadi satu kegiatan yang diatur untuk diikuti dengan cermat, yaitu: Melakukan aktivitas perdagangan satu arah pada periode waktu [seperti perdagangan saham]. Perubahan arah ditentukan oleh sinyal dan data tertentu. Dengan demikian strategi yang digunakan tidak membingungkan otak manusia dalam pengambilan keputusan. Proses "expert analysis" digunakan dalam periode waktu yang terukur. Bila sudah disepakati BUY, maka seluruh aktivitas hanya mencari posisi trading yang menguntungkan untuk BUY saja. Agar tidak terpancing untuk melakukan aksi "dua" arah.
Tugas utama dalam strategi ini adalah mendapatkan kepastian bahwa pasar telah mengalami Reversal terjauh [koridor ke 4]. Selain itu, pasar juga sedang mengalami penyesuaian "wait & see" memasuki fase "sideways". Pada saat inilah keputusan arah Trend ditetapkan untuk wajib ditaati dengan ketat. Masa berakhirnya arah tersebut ditentukan oleh kehadiran sinyal Reversal pada koridor sebaliknya. Metode ini sangat efektif pada skala LONGTERM. Pembahasan strategi eksekusi-nya tersedia dalam halaman "Money Management".
~ ~ ~ ~ ~
TRADING STRATEGY #3 : "Corridors"
TRADING STRATEGY #3 : "Corridors"
Koridor memiliki fungsi yang sangat penting, terutama informasi tentang posisi terbaik dan teraman dalam membuat keputusan untuk memasuki perdagangan FOREX. Aman berarti risiko lebih kecil daripada jika tidak memiliki informasi ini. Selama Anda tidak yakin dengan keamanannya selayaknya tidak berspekulasi dan berjudi dengan account Anda. Perlu dipahami dengan benar, bahwa Anda tidak boleh memaksakan kehendak pada market, sebab market tidak tahu dan tidak peduli dengan posisi Anda. Alih-alih merusak kesehatan yang menuduh pihak ke-3 menyebabkan kerugian. Lebih baik dengan bijak mencari cara untuk mengembangkan strategi yang lebih matang dalam mengenali setiap karakter dari market. Bila sesudah mencapai target, segera keluar dari market [jangan mengejarnya].
Setiap perdagangan di pasar yang Anda amati selalu memiliki karakter yang unik. Tetapi mereka memiliki kesamaan, yang kadang-kadang sangat tegas sesuai dengan karakter mereka, tetapi kadang-kadang sangat lunak dan terombang-ambing oleh fundamental atau efek pasar lainnya. Kesamaan yang mereka miliki adalah selalu membuat "koreksi" ketika menyentuh koridor. Posisi koridor di tingkat yang lebih tinggi memiliki keunggulan yang lebih baik. Jadi jika Anda menemukan peluang di posisi koridor di level lebih tinggi sangat mungkin bahwa "reversal" akan kembali sampai ke posisi koridor awal. Peristiwa "koreksi"nya akan terlihat ekstrem. Bahkan pada tingkatan level koridor terjauhnya, peluang terjadinya "reversal" berubah menjadi sebuah "trend" sangat tinggi dan pasti terjadi.
▼ Level koridor dan peristiwa "koreksi" pada tanggal 22 Mei 2019 ▼
Bagaimana strategi terbaiknya?! Sebelumnya mari kita sepakati dulu maksud dari kata "koreksi" dan "reversal". Keduanya memiliki kesamaan dalam hal target 20pips [setting TP=200]. Namun dalam hal resiko keduanya memiliki perbedaan yang cukup jauh. Kata "koreksi" mewakili gerakan berbalik arah namun hanya sesaat yang kemudian kembali melanjutkan "rally" [seperti gambar di atas]. Sedangkan kata "reversal" mewakili gerakan berbalik arah dalam jeda waktu sampai terbentuknya gelombang "sideways".
Jadi strateginya, ketika di awal terbentuknya koridor, sebaiknya selalu berpendapat akan terjadi "koreksi". Artinya arah berbalik hanya bersifat sementara dan market kembali melanjutkan "rally" sampai membentuk beberapa level koridor. Efek momentum "reversal" yang dihasilkan akan semakin besar pula bahkan berubah menjadi sebuah "trend" baru. Kesimpulannya posisi terbaik untuk "entry" berada pada posisi titik "revesal" di koridor pada level terjauh. Targetpun bisa lebih di perbesar menjadi 50-100pips [setting TP=1000].
Setiap perdagangan di pasar yang Anda amati selalu memiliki karakter yang unik. Tetapi mereka memiliki kesamaan, yang kadang-kadang sangat tegas sesuai dengan karakter mereka, tetapi kadang-kadang sangat lunak dan terombang-ambing oleh fundamental atau efek pasar lainnya. Kesamaan yang mereka miliki adalah selalu membuat "koreksi" ketika menyentuh koridor. Posisi koridor di tingkat yang lebih tinggi memiliki keunggulan yang lebih baik. Jadi jika Anda menemukan peluang di posisi koridor di level lebih tinggi sangat mungkin bahwa "reversal" akan kembali sampai ke posisi koridor awal. Peristiwa "koreksi"nya akan terlihat ekstrem. Bahkan pada tingkatan level koridor terjauhnya, peluang terjadinya "reversal" berubah menjadi sebuah "trend" sangat tinggi dan pasti terjadi.
▼ Level koridor dan peristiwa "koreksi" pada tanggal 22 Mei 2019 ▼
Bagaimana strategi terbaiknya?! Sebelumnya mari kita sepakati dulu maksud dari kata "koreksi" dan "reversal". Keduanya memiliki kesamaan dalam hal target 20pips [setting TP=200]. Namun dalam hal resiko keduanya memiliki perbedaan yang cukup jauh. Kata "koreksi" mewakili gerakan berbalik arah namun hanya sesaat yang kemudian kembali melanjutkan "rally" [seperti gambar di atas]. Sedangkan kata "reversal" mewakili gerakan berbalik arah dalam jeda waktu sampai terbentuknya gelombang "sideways".
Jadi strateginya, ketika di awal terbentuknya koridor, sebaiknya selalu berpendapat akan terjadi "koreksi". Artinya arah berbalik hanya bersifat sementara dan market kembali melanjutkan "rally" sampai membentuk beberapa level koridor. Efek momentum "reversal" yang dihasilkan akan semakin besar pula bahkan berubah menjadi sebuah "trend" baru. Kesimpulannya posisi terbaik untuk "entry" berada pada posisi titik "revesal" di koridor pada level terjauh. Targetpun bisa lebih di perbesar menjadi 50-100pips [setting TP=1000].
~ ~ ~ ~ ~
TRADING STRATEGY #4 : "Q:30 in The [Zigzag or Momentum] Scenario"
TRADING STRATEGY #4 : "Q:30 in The [Zigzag or Momentum] Scenario"
Lebih dalam tentang Q:30 di materi EXPERT. Kami mengajak Anda untuk menemukan 2 peristiwa penting yang memiliki karakter berbeda. Keduanya bisa dimanfaatkan untuk menjadi strategi trading Anda. Kenalilah kedua skenario sebagai berikut [sesuai gambar]:
Q30[Z] : Peristiwa hadirnya beberapa panah kuning yang mengarah ke bawah, dan berlangsung cukup lama membentuk formasi zig zag. Hal ini mengindikasikan bahwa market sedang dalam posisi "wait & see". Strateginya "entry" sesudah menemukan titik terjauhnya.
Q30[M] : Peristiwa hadirnya sebuah panah kuning yang mengarah ke atas di saat sedang berlangsungnya sebuah peristiwa momentum. Momentum ketika men-"eksekusi" arah sesuai "pattern" Q:30 sebelumnya. Strateginya "entry" ketika efek momentum telah mereda.
Semakin Anda memahami bahwa "pattern" akan selalu tereksekusi dan memiliki efek momentum. Maka bila hadir sinyal baru di antara peristiwa tersebut, maka prioritas utamanya harus didahulukan. Juga bila terhadap sinyal yang muncul di luar "pattern". Abaikan saja, kecuali Anda sudah memastikan setelah melakukan proses riset sebelumnya. Karena memang masih banyak "pattern" baru dari hasil "explore". Gambaran di atas merupakan contoh untuk skala MIDTERM namun bisa juga Anda terapkan pada skala SCALPING.
Q30[Z] : Peristiwa hadirnya beberapa panah kuning yang mengarah ke bawah, dan berlangsung cukup lama membentuk formasi zig zag. Hal ini mengindikasikan bahwa market sedang dalam posisi "wait & see". Strateginya "entry" sesudah menemukan titik terjauhnya.
Q30[M] : Peristiwa hadirnya sebuah panah kuning yang mengarah ke atas di saat sedang berlangsungnya sebuah peristiwa momentum. Momentum ketika men-"eksekusi" arah sesuai "pattern" Q:30 sebelumnya. Strateginya "entry" ketika efek momentum telah mereda.
Semakin Anda memahami bahwa "pattern" akan selalu tereksekusi dan memiliki efek momentum. Maka bila hadir sinyal baru di antara peristiwa tersebut, maka prioritas utamanya harus didahulukan. Juga bila terhadap sinyal yang muncul di luar "pattern". Abaikan saja, kecuali Anda sudah memastikan setelah melakukan proses riset sebelumnya. Karena memang masih banyak "pattern" baru dari hasil "explore". Gambaran di atas merupakan contoh untuk skala MIDTERM namun bisa juga Anda terapkan pada skala SCALPING.
~ ~ ~ ~ ~
Note : Pertanyaan yang muncul ketika seluruh materi BASIC & ADVANCED [B&A] telah dikuasai dan skenario dari Trading Strategy [TS]. Lalu bagaimana cara agar dapat menggunakan semuanya ini untuk menjadi analisis yang efektif?!. Jawabannya sangat sederhana sekali. Yaitu menggabungkan keseluruhannya menjadi sebuah "perangkap". Sinyal dari [B&A] adalah sebagai tanda awal mempersiapkan diri. Kemudian susun skenario dari [TS] untuk menemukan posisi strategis. Lakukan "entry" saat berada di kondisi "right time & right place". Bila market tidak masuk "perangkap", abaikan saja dan jangan dikejar. Bertahanlah pada strategi mencari titik teraman di setiap "entry".
[ TIP: Cari posisi terbaik yang sesuai dengan analisa "pattern" Anda. Bila belum, TUNDA & nantikan kesempatan terbaik berikutnya ]






